Kembali pada Fitrah Membesarkan “Takbir”

Senja malam Idul Fitri 1 Syawal diawali dengan kumandang takbir di seluruh pelosok belahan dunia. Takbir yang begitu menggema dikumandangakan oleh miliaran umat Islam. Takbir adalah pegakuan sadar seorang hamba akan kebesaran dzat yang Maha Besar. Takbir hanya pantas ditujukan kepada Allah penggenggam alam semesta beserta seluruh makhluk ciptaanNya. Membesarkan keagungan Allah dan mengakui kekerdilan diri, inilah inti dari takbir. Inilah fitrah manusia. Allahu Akbar…. Allahu Akbar…. Allahu Akbar… Laa ilaha illallah…. Allahu Akbar… wa lillahil hamdu.

 Memperbanyak takbir, Allahu Akbar adalah disyariatkan pada Idul Fitri. Syariat ini bukan hanya sekedar formalitas yang tanpa makna. Bukan hanya sekedar ucapan lisan yang hambar tanpa bekas. Dengan membesarkan/ memperbanyak takbir, seorang hamba dituntut untuk memasukkan kebesan Allah dalam hatinya, sehingga ia mampu mengeluarkan segala bentuk kebesaran selain Allah dari dalam hatinya, berupa takabbur, bangga diri, perasaan sok suci, sok pintar, sok jagoan, sok kaya, sok sempurna dan lainnya. Juga segala penyakit yang membesar di hati seperti iri, dengki, hasad, fitnah, adu domba, dan penyakit-penyakit sejenis.

Temen2  cemua Minal aidzin wal faidzin z…..^^

Allahu Akbar…. Allahu Akbar…. Allahu Akbar… Laa ilaha illallah…. Allahu Akbar… wa lillahil hamdu.

Tentang yulianaverst

cewek baek2.....muslimmm......n g combong.......gw ni orgx setia kawan bgt!!! pokx baek deh.....!!*-*
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s